Alfons Manibuy Tekankan Pembangunan SDM sebagai Prioritas Masa Depan Bintuni

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 0

Alfons Manibuy: Masa Depan Teluk Bintuni Ditentukan Kualitas Generasi Muda

BINTUNI, inspirasipapua.id — Pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan membangun jalan, gedung, dan berbagai infrastruktur. Kualitas manusia yang akan mengelola masa depan daerah juga harus disiapkan sejak dini. Pesan itu disampaikan Anggota DPR RI Komisi XII, drg. Alfons Manibuy, DESS, saat memotivasi generasi muda dalam kegiatan Phapeda Youth Camp di Resto TO Be, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan bertajuk Anak Muda Harapan Bintuni itu mengusung tema “Bersama Kita Membangun Generasi Muda yang Berkarakter Positif dan Peduli untuk Teluk Bintuni”. Sebanyak 115 peserta dari kalangan pelajar, pemuda, sanggar seni, komunitas, dan unsur gereja mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 26–28 Oktober 2026.

Alfons mengapresiasi semangat peserta yang bersedia meluangkan waktu untuk mengikuti pembinaan tersebut. Menurut dia, generasi muda Teluk Bintuni memiliki potensi besar, tetapi membutuhkan pendidikan, pendampingan, serta ruang untuk mengembangkan kemampuan dan karakter.

“Kalau kita ingin Teluk Bintuni suatu saat berhasil, tampil sebagai kabupaten yang kuat dan hebat, maka kegiatan-kegiatan yang menyasar sumber daya manusia, khususnya generasi muda, harus menjadi prioritas,” demikian inti pesannya.

Bagi Alfons, pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan secara instan. Pendidikan dan pembentukan karakter membutuhkan proses panjang, konsistensi, serta keterlibatan banyak pihak. Ia mengibaratkannya seperti menanam pohon yang memerlukan waktu dan perawatan sebelum menghasilkan buah.

Karena itu, kualitas pendidikan dan pembinaan yang diberikan kepada anak-anak hari ini akan menentukan kemampuan mereka memimpin dan membangun daerah pada masa mendatang. Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terhadap pendidikan dan pembinaan pemuda, sembari berharap komitmen tersebut diperkuat melalui kebijakan dan penganggaran yang berkelanjutan.

Alfons berharap Youth Camp tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Gagasan dan rekomendasi yang lahir dari forum tersebut, menurut dia, perlu dipertimbangkan sebagai masukan bagi program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas generasi muda.

Ia mengajak pemerintah daerah, aparat terkait, gereja, yayasan, para pendamping, dan media untuk mengambil bagian dalam membangun generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan.

Kepada para peserta, Alfons berpesan agar memanfaatkan kesempatan itu untuk belajar, mengenali potensi diri, dan menyerap pengalaman para narasumber. Setiap anak muda, kata dia, memiliki peluang untuk berkontribusi bagi Teluk Bintuni sesuai kemampuan dan bidang masing-masing.

Pembangunan manusia memang tidak selalu memperlihatkan hasil secepat pembangunan fisik. Namun, dari pendidikan, karakter, dan kesempatan yang diberikan kepada generasi muda hari ini, masa depan Teluk Bintuni sedang dibentuk.

(Muris/Red/Inspirasi Papua)

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *